Psikoedukasi Mencegah Perundungan: Membangun Budaya Anti Bullying dan Cyberbullying Pada Siswa SMP Harvest Christian School
DOI:
https://doi.org/10.52060/jppm.v7i2.4606Abstract
Kasus perundungan di lingkungan pendidikan mengalami peningkatan signifikan, di mana siswa SMP menjadi salah satu kelompok paling rentan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMP Harvest Christian School mengenai bullying dan cyberbullying, serta mengenalkan konsep literasi digital, kewarganegaraan digital, dan kebijaksanaan digital sebagai upaya pencegahan preventif. Metode pelaksanaan berupa seminar dan diskusi interaktif antara pemateri dan para siswa, dengan sebelumnya diberikan pre-test berupa pertanyaan terkait dengan materi seminar. Setelah seminar selesai, maka siswa diberikan post-test untuk melihat perubahan pemahaman siswa mengenai materi tersebut. Psikoedukasi dilaksanakan secara luring di SMP Harvest Christian School di Tangerang, dengan melibatkan 127 siswa. Instrumen evaluasi menggunakan kuesioner berbasis kasus untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pemahaman siswa dari pre-test sebesar 82,03 menjadi 86,55 pada post-test (meningkat sebesar 5,51%). Persentase siswa yang meraih nilai sempurna (100) juga mengalami peningkatan dari 52,2% menjadi 56,9%. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama diskusi interaktif mengenai strategi merespons perundungan di dunia maya. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi efektif dalam memperluas wawasan siswa terkait bahaya perundungan, pentingnya menjaga etika berinternet, serta membangun kebijaksanaan digital. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya keberlanjutan program edukasi karakter dan literasi digital terintegrasi di sekolah guna menciptakan iklim belajar yang aman, kondusif, dan suportif bagi kesejahteraan psikologis siswa.
References
Brown, A. (2019). Everyday superheroes: Indonesian teenagers fight bullying in schools. https://www.unicef.org/indonesia/child-protection/stories/everyday-superheroes-indonesian-teenagers-fight-bullying-schools
Golchoobi, S., & Nooripour, R. (2025). Mindfulness, Cyberbullying and Cognitive Emotion Regulation in Adolescents. Journal of Research & Health, 5(1), 81-92. https://doi.org/10.32598/JRH.15.1.1118.6
Harrison, T. & Polizzi, G. (2021). A cyber-wisdom approach to digital citizenship education: Insights from adolescents and parents. http://www.jubileecentre.ac.uk/
Harrison, T., Polizzi, G., McLoughlin, S., & Moller, F. (2024). Measuring cyber wisdom: Preliminary validation of a new four-component measure. Education and Information Technologies, 29, 4317–4336.https://doi.org/10.1007/s10639-023-11953-9
JPPI (2024). https://www.new-indonesia.org/jppi-2024-kekerasan-di-lingkungan-pendidikan-melonjak-lebih-dari-100-persen/
Marhani, I., Sahrani, R., & Monika, S. (2018). Efektivitas pelatihan self-talk untuk meningkatkan harga diri remaja korban bullying (Studi pada siswa SMP X Pasar Minggu). JIP: Jurnal Inspiratif Pendidikan, 7(1), 11-21.https://doi.org/10.24252/ip.v7i1.4929
Nirmala, S. P., Sahrani, R., & Mularsih, H. (2020). Peningkatan empati remaja pelaku bullying di salah satu SMP di Jakarta Selatan melalui pelatihan berbasis experiential learning. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 4(1), 213-223.https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v4i1.7801.2020
Polizzi, G., & Harrison, T. (2022). Wisdom in the digital age: a conceptual and practical framework for understanding and cultivating cyber-wisdom. Ethics Information Technology, 24(16), 1-16. https://doi.org/10.1007/s10676-022-09640-3
Rasyidi, A. W. & Sahrani, R. (2019). Peran dukungan sosial dan strategi coping terhadap self-efficacy pada korban cyberbullying. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 3(2), 413-422.https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v3i2.6007
Sahrani, R. (2025). Kebijaksanaan dalam perspektif psikologi: Dari teori ke aplikasi. Deepublish.
Sahrani, R., Matindas, R. W., Takwin, B., Mansoer, W. W. (2014). The role of reflection of difficult life experiences on wisdom. Journal of the Indian Academy of Applied Psychology, 40(2), 315-323
Tandoc Jr., E., Yee, A. Z. H., Ong, J., Lee, J. C. B., Xu, D., Han, Z., Matthew, C. C. H., Hui Yi Ng., S., Lim, C. M., Cheng, L. R. J., & Cayabyab, M. Y. (2021). Developing a Perceived Social Media Literacy Scale: Evidence from Singapore. International Journal of Communication, 15, 2484-2505. http://ijoc.org.
Willard, N. E. (2007). Cyberbullying and cyberthreats: Responding to the challenge of online social aggression, threats, and distress. www.researchpress.com
Xiao, C., Heidari, M. S., & Cholicheh, K. S. (2025). Exploring the mediating roles of bullying, school fighting, and media literacy in the relationship between social-emotional competence and cyberbullying among adolescents. BMC Psychology, 13(952), 1-9. https://doi.org/10.1186/s40359-025-03318-3
Broadband Search (2021). https://www.kompasiana.com/titoadam/608a0d97d541df3bf9338122/melihat-data-cyber-bullying-2021-pada-anak-di-sosial-media-serta-dampak-bahayanya?page=2&page_images=2
| Keywords | : |
Keywords:
Bullying, cyberbullying, digital literacy, digital citizenship, digital wisdom
|
| Galleys | : | |
| Published | : |
2026-10-05
|
| Issue | : |
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

