Pelatihan Hilirisasi Rimpang Jahe untuk Mendukung Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Hasil Hutan Bukan Kayu
DOI:
https://doi.org/10.52060/jppm.v7i2.4578Abstract
Pemanfaatan sumber daya hayati lokal melalui pengembangan produk bernilai tambah menjadi salah satu strategi dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi wilayah. Rimpang jahe (Zingiber officinale) merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki nilai fungsional dan ekonomi tinggi, namun pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas dalam bentuk bahan segar dengan nilai jual yang relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Masyarakat Nisa Naikeba Kelurahan Fatukoa dalam melakukan hilirisasi rimpang jahe menjadi produk minuman serbuk instan berbasis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan seluruh pihak. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi potensi jahe, pelatihan pengolahan, praktik produksi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengolah rimpang jahe melalui tahapan seleksi bahan baku, pencucian, penghalusan, ekstraksi, pemasakan, kristalisasi, pengayakan, hingga pengemasan produk. Kegiatan ini juga menghasilkan produk minuman serbuk jahe instan serta tersedianya peralatan produksi sederhana yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh kelompok mitra. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui transfer teknologi tepat guna serta mendukung penguatan ekonomi lokal berbasis pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
References
Afifah, S., Sinta, V., Priyono, S., & Mushofa, D. (2022). Pendampingan ekonomi kreatif pembuatan serbuk jahe merah bagi remaja dan ibu rumah tangga pada masa pandemi Covid-19 di Desa Tawang Rejo. Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 76–80. https://doi.org/10.56248/zadama.v1i1.23
Ashari, Saptana, & Purwantini, T. B. (2016). Potensi dan prospek pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30.https://doi.org/10.21082/fae.v30n1.2012.13-30
Azizah, A. N., Isnawati, F., & Rahmawati, F. (2021). Pelatihan pembuatan minuman herbal jahe instan guna meningkatkan ekonomi warga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(3), 5–12. https://doi.org/10.57214/pengabmas.v3i3.237
Davinsy, R., Aryani, N. K. A. D., Kurniawan, H., Adu, S. J., Putri, L. S., Benu, Y., Kristinawanti, I., Paga, B., Wardhana, L. D. W., Oktaviani, E., Purba, M. P., & So, K. W. (2025). Ilmu dasar kehutanan. Tangguh Denara Jaya Publisher.
Kurniawan, H., & Widodo, S. (2021). Pengembangan agroindustri berbasis komoditas lokal dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 5(3), 857–868.
Lestari, F. P., Hartoyo, B., Handayani, D. I. W., & Mutiarahma, S. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan budidaya dan diversifikasi produk olahan jahe di Kelurahan Karangmalang. PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(4), 1310–1316.
Milasari, N., Sundu, R., Fatimah, N., Ananda, M. S., & Putra, A. P. (2023). Penyuluhan dan pelatihan pembuatan serbuk jahe instan di Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong. Jurnal ABDI Masyarakat ERAU, 4(1), 32–38.
Nair, K. P. P. (2020). Turmeric (Curcuma longa L.) and ginger (Zingiber officinale): Production, processing, and value addition. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-29189-1
Putri, A. R., & Purnomo, Y. (2021). Peningkatan nilai ekonomis jahe melalui diversifikasi produk olahan serbuk instan di masa pandemi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2), 45–50.
Puteri, A & Syaiful, F. L. (2023). Inovasi pengolahan jahe menjadi serbuk jahe instan untuk minuman herbal bagi masyarakat di Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 6(3), 216-227.
Sari, D. P., & Azizah, N. (2021). Pengembangan produk olahan tanaman rimpang sebagai pangan fungsional berbasis sumber daya lokal. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 14(2), 95–104.
Sari, R., & Irawan, B. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk olahan berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 8(2), 225–234.
Suharti, S., Darusman, D., Nugroho, B., & Sundawati, L. (2020). Peran hasil hutan bukan kayu dalam mendukung penghidupan masyarakat sekitar hutan. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 17(1), 1–14.
Utomo, D. P., Pahrurrozi, Saputri, L., Srulandari, M., Eptiana, B. D., Septianti, B. N., Uviana, E., Fitri, D., Aminarti, W., Iman, M. K., & Rosmila. (2025). Pelatihan pengolahan produk jahe, temulawak dan temuireng sebagai upaya pemberdayaan masyarakat Desa Mekar Sari. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(2), 148–161. https://doi.org/10.37216/afada.v3i2.2438
Widiyastuti, D. A., Ajizah, A., Nurtamara, L., Huda, N., & Afdal, M. (2023). Pemberdayaan ekonomi skala rumah tangga melalui pembuatan jamu bubuk rempah temulawak, jahe, kunyit, dan sereh. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 3(2), 369–378. https://doi.org/10.20527/ilung.v3i2.10298
Wulandari, R., & Aznam, N. (2022). Analisis preferensi konsumen terhadap produk minuman herbal tradisional di era new normal. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 7(1), 88–95.
Yassir, M., & Asnah. (2019). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Zulkarnain, et al. (2024). Penyuluhan dan pelatihan pengolahan rimpang menjadi produk herbal bubuk untuk meningkatkan nilai tambah tanaman obat keluarga. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
| Keywords | : |
Keywords:
Community empowerment, ginger downstream processing, non-timber forest products, powdered ginger drinks, local economy
|
| Galleys | : | |
| Published | : |
2026-10-05
|
| Issue | : |
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

