PENINGKATAN LITERASI SAINS MENGGUNAKAN METODE PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS PEMBELAJARAN SMART CLASSROOM PADA MATA KULIAH ILMU ALAMIAH DASAR
Abstrak
Literasi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh informasi melalui kegiatan, membaca, menulis, menyimak dan menjelaskan. Melalui literais sains diharapkan mampu mempermudah dalam pemahaman pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi sains mahasiswa dengan menerapkan model Problem based learning berbasis pembelajaran Smart Classroom Matakuliah Ilmu Alamiah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, sampel penelitian sebanyak 21 Mahaiswa PJKR STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes dan non tes dan dilakukan uji statistik. Hasil penelitian mean pre-test dan post-test pada kelas sebelum diadakan perkuliahan di smart clasroom rata-rata 70 dan setelah dilaksanakan di classroom rata-rata 87, hal ini mengalami peningkatan cukup efektif, diketahui bahwa nilai N-gain tidak ada bernilai (negatif) artinya terjadi peningkatan dari kondisi pretest ke postes. Hal ini terdapat peningkatan Kemampuan literasi sains mahasiswa setelah memperoleh pembelajaran PBL pada Smart Classroom. Hasil instrument non tes kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan di ruangan smart classroom dapat mempengaruhi hasil belajar mahasiswa, dimana hasil angket banyak mahasiswa menyatakan lebih fokus dalam mengikuti perkuliahan dan mahasiswa lebih aktif dalam proses perkuliahan. Peningkatan yang terjadi setelah melalui pembelajaran model PBL menggunakan ruang kuliah di smart clasroom cukup efektif.
Unduhan
Referensi
Andrianto, J., Helmi, N., Purwantono, & Indrawan, E. (2020). Pengaruh Kondisi Ruang Kelas Terhadap Konsentrasi Belajar the Influence of Classroom Conditions on Learning Concentration of Pdtm Students At Smk Negeri 5 Padang. Vokasi Mekanika, 2(4), 147–153.
Ardiningtyas, D., & Jatmiko, B. (2019). Peningkatan Literasi Sains Siswa Sma Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah. Inovasi Pendidikan Fisika, 08(3), 846–850. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/29431
Ariyani, A.-N. A. dan Y. D. (2017). MEMBANGUN BUDAYA LITERASI PERMULAAN BAGI SISWA SD KELAS AWAL MELALUI POP UP Book. Prodi PGSD Universitas Alma Ata Yogyakarta (Akunnisa@gmail.Com), December, 1–6.
Astuti, N. K. G., Dibia, I. K., & Sudarma, I. K. (2021). Instrumen Penilaian Hasil Belajar Berbasis Higher Order Thinking Skill Pada Tema Kepemimpinan. Mimbar Ilmu, 26(2). https://doi.org/10.23887/mi.v26i2.36221
Djamaluddin, A., & Wardana. (2019). Belajar dan Pembelajaran 4 Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagogis.
Fadilah, E., Wulan, A. R., & Diana, S. (2020). Kontribusi Seesaw sebagai assesment for learning dalam mengukur keterampilan berpikir abad 21. Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education, 3(2). https://doi.org/10.17509/aijbe.v3i2.28278
Fensham, R. (2018). On Choreography: Femmage, collage, assemblage. Performance Research, 23(4–5). https://doi.org/10.1080/13528165.2018.1513206
Hafizah, E., & Nurhaliza, S. (2021). Implementasi Problem Based Learning (Pbl) Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa. Quantum: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 12(1), 1. https://doi.org/10.20527/quantum.v12i1.9497
Hake, R. R. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. AERA-D - American Educational Research Association’s Division D, Measurement and Research Methodology.
Hansen, R. (1973). Book Reviews : William A. Mehrens and Irvin J. Lehmann. Measurment and Evaluation in Education and Psychology. New York: Holt, Rinehart and Winston, 1973. Pp. xiv + 718. $10.95. Educational and Psychological Measurement, 33(4). https://doi.org/10.1177/001316447303300444
Hidayati, F., & Julianto. (2018). Penerapan Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah. In Seminar Nasional Pendidikan (pp. 180–184).
I Putu Suardika Putra, I Wayan Lasmawan, & Ni Ketut Suarni. (2021). PENGEMBANGAN INSTRUMEN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS IV SD. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2). https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas.v5i2.290
Indonesia, L. (n.d.). Mengadopsi Smart Classroom untuk Pembelajaran abad 21 Mengapa Smart Classroom Penting untuk Pembelajaran ? 1–6.
Kristyowati, R., & Purwanto, A. (2019). Pembelajaran Literasi Sains Melalui Pemanfaatan Lingkungan. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(2), 183–191. https://doi.org/10.24246/j.js.2019.v9.i2.p183-191
Leach, D., Kolokotroni, Z., & Wilson, A. D. (2021). Perceptual information supports transfer of learning in coordinated rhythmic movement. Psychological Research, 85(3). https://doi.org/10.1007/s00426-020-01308-1
nukholis. (2013). PENDIDIKAN DALAM UPAYA MEMAJUKAN TEKNOLOGI Oleh: Nurkholis Doktor Ilmu Pendidikan, Alumnus Universitas Negeri Jakarta Dosen Luar Biasa Jurusan Tarbiyah STAIN Purwokerto. 1(1), 24–44.
ODriscoll, C. (2009). Smart Classroom Technology. Advances in Technology, Education and Development, 5. https://doi.org/10.5772/7925
Pane, A., & Darwis Dasopang, M. (2017). Belajar Dan Pembelajaran. FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333. https://doi.org/10.24952/fitrah.v3i2.945
Pujiastutik, H., Pgri, U., & Tuban, R. (2018). Peningkatan Sikap Literasi Sains Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Kuliah Parasitologi. Jurnal Biogenesis, 14(2), 61–66.
RI, P. (2012). UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGG. Экономика Региона, 32.
Situmorang, R. P. (2016). Integrasi Literasi Sains Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sains. Satya Widya, 32(1), 49. https://doi.org/10.24246/j.sw.2016.v32.i1.p49-56
Sutrisna, N. (2021). Analisis Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik SMA di Kota Sungai Penuh. Jurnal Inovasi Penelitianitian, 1(12), 2683.
Suwono, H., Pratiwi, H. E., Susanto, H., & Susilo, H. (2017). Enhancement of students’ biological literacy and critical thinking of biology through socio-biological case-based learning. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(2). https://doi.org/10.15294/jpii.v6i2.9622
Wulandari, N., & Sholihin, H. (2015). Penerapan Model Problem Based Learning ( PBL ) Pada Pembelajaran IPA Terpadu Untuk Meningkatkan Aspek Sikap Literasi Sains Siswa SMP. Prosiding Simposium Nasional Inovasi Dan Pembelajaran Sains 2015, 2015(Snips).
Keywords | : |
Kata Kunci:
Literasi sains, Problem based learning, Smart classroom Problem based learning, Scientific literacy, Smart classroom
|
Galleys | : | |
Diterbitkan | : |
2022-12-01
|
Cara Mengutip | : |
Tujantri, H., Wulandari, T., Prasetyo, O. D., & Saputra, N. W. (2022). PENINGKATAN LITERASI SAINS MENGGUNAKAN METODE PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS PEMBELAJARAN SMART CLASSROOM PADA MATA KULIAH ILMU ALAMIAH DASAR. Jurnal Muara Pendidikan, 7(2), 255–261. https://doi.org/10.52060/mp.v7i2.882
|
Terbitan | : |