DISCOVERY LEARNING DAN DIRECT INSTRUCTION: PERBANDINGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PENGELASAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Penulis

Syaripuddin ( a:1:{s:2:"en";s:26:"Universitas Negeri Jakarta";} )

Sopiyan Sopiyan

Asysifa Dwi Yuliarti

Agung Gumelar

DOI:

https://doi.org/10.52060/jpvs.v5i1.4861

Abstrak

Pembelajaran Dasar-Dasar Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih banyak bertumpu pada penjelasan guru, sementara rata-rata nilai ulangan harian siswa kelas X hanya 63,49 dan 64,51, di bawah kriteria ketuntasan sekolah sebesar 78. Penelitian ini membandingkan hasil belajar kognitif siswa yang diajar dengan model Discovery Learning dan model Direct Instruction. Penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design pada 74 siswa kelas X Teknik Pengelasan di sebuah SMK negeri di Jawa Barat pada tahun ajaran 2025/2026 yang terbagi dalam dua kelas utuh berisi masing-masing 37 siswa. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda 20 butir yang mengukur jenjang mengingat sampai menganalisis (koefisien reliabilitas 0,908), lalu dianalisis dengan uji Independent Sample t-Test dan gain ternormalisasi (N-Gain). Rata-rata posttest kelas Discovery Learning mencapai 87,57, sedangkan kelas Direct Instruction 64,86 (t = 13,995; derajat kebebasan 72; p < 0,001). Rata-rata N-Gain kelas Discovery Learning sebesar 0,734 (kategori tinggi), sedangkan kelas Direct Instruction 0,297 (kategori rendah). Hanya rata-rata kelas Discovery Learning yang melampaui kriteria ketuntasan. Guru dapat memakai Discovery Learning untuk materi konseptual pengelasan dan mempertahankan Direct Instruction untuk langkah kerja prosedural serta keselamatan kerja

Referensi

Ardin, M. B., & Mujiyono, M. (2016). Model pembelajaran praktik pengelasan shieled metal arc welding (SMAW) posisi 1G jurusan teknik pengelasan. Jurnal Pendidikan Vokasi, 6(2), 198–206. https://doi.org/10.21831/jpv.v6i2.6343

Bruner, J. S. (1961). The act of discovery. Harvard Educational Review, 31, 21–32.

Dari, F. W., & Ahmad, S. (2020). Model discovery learning sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1469–1479. https://doi.org/10.31004/jptam.v4i2.612

Engelmann, S., & Carnine, D. (1982). Theory of instruction: Principles and applications. Irvington Publishers.

Gulo, A. (2022). Penerapan model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi ekosistem. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 307–313. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i1.54

Haq, E. D., & Prastowo, A. (2018). Implementasi model discovery learning dalam pembelajaran IPA di MIN 1 Bantul dan SDIT Baik Bantul. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 4(1), 19–33. https://doi.org/10.29407/jpdn.v4i1.12200

Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21: Kunci sukses implementasi Kurikulum 2013. Ghalia Indonesia.

Khasinah, S. (2021). Discovery learning: Definisi, sintaksis, keunggulan dan kelemahan. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 11(3), 402–413. https://doi.org/10.22373/jm.v11i3.5821

Krathwohl, D. R. (2002). A revision of Bloom’s taxonomy: An overview. Theory Into Practice, 41(4), 212–218. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4104_2

Mariani, Subijanto, & Sulistyono, A. A. (2020). Peningkatan sikap dan disiplin siswa SMK menggunakan alat pelindung diri dalam pembelajaran K3. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 13(2), 93–108. https://doi.org/10.24832/jpkp.v13i2.364

Maulana, A. (2022). Analisis validitas, reliabilitas, dan kelayakan instrumen penilaian rasa percaya diri siswa. Jurnal Kualita Pendidikan, 3(3), 133–139. https://doi.org/10.51651/jkp.v3i3.331

Maulid, R. R. (2021). Pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran teknik pengelasan kelas XI SMK Negeri 1 Trowulan. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 11(1), 27–37.

Maulidy, R. I., & Cholik, M. (2020). Pengaruh pembelajaran discovery learning terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PDTO kelas X teknik otomotif di SMK Negeri 2 Bangkalan. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 9(3), 91–98. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-mesin/article/view/35169

Mohune, D. K., Latief, M., Pakaya, N., & Mas’ud, H. (2024). Penerapan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TKJ pada mata pelajaran informatika di SMK Negeri 1 Batudaa. Inverted: Journal of Information Technology Education, 4(2). https://doi.org/10.37905/inverted.v4i2.24880

Nafiati, D. A. (2021). Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(2), 151–172. https://doi.org/10.21831/hum.v21i2.29252

Nurhalimah, S., Hidayati, Y., Rosidi, I., & Hadi, W. P. (2022). Hubungan antara validitas item dengan daya pembeda dan tingkat kesukaran soal pilihan ganda PAS. Natural Science Education Research, 4(3), 249–257. https://doi.org/10.21107/nser.v4i3.8682

Prasetya, T. A., & Harjanto, C. T. (2020). Improving learning activities and learning outcomes using the discovery learning method. VANOS Journal of Mechanical Engineering Education, 5(1), 59–66. https://doi.org/10.30870/vanos.v5i1.8221

Rosenshine, B. (2012). Principles of instruction: Research-based strategies that all teachers should know. American Educator, 36(1), 12–19, 39.

Stockard, J., Wood, T. W., Coughlin, C., & Rasplica Khoury, C. (2018). The effectiveness of Direct Instruction curricula: A meta-analysis of a half century of research. Review of Educational Research, 88(4), 479–507. https://doi.org/10.3102/0034654317751919

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Utami, M. F. L. B. (2017). Penerapan strategi discovery learning (DL) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep IPA. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 3(1), 483–490. https://doi.org/10.22219/jinop.v3i1.4317

Wahab, A., Junaedi, J., & Azhar, M. (2021). Efektivitas pembelajaran statistika pendidikan menggunakan uji peningkatan N-Gain di PGMI. Jurnal Basicedu, 5(2), 1039–1045. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.845

Widyawati, A. (2022). Upaya meningkatkan hasil belajar dengan model guided discovery learning berbantuan lembar kerja pada materi invertebrata. ACTION: Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah, 2(4), 385–394. https://doi.org/10.51878/action.v2i4.1715

Yuliardiansyah, H., Purwantono, P., Fernanda, Y., & Yuvenda, D. (2024). Membangun masa depan profesional: Analisis implementasi model project-based learning pada pembelajaran teknik pengelasan. Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek), 6(3), 244–249. https://doi.org/10.24036/vomek.v6i3.717


Keywords  :  
Kata Kunci: Discovery Learning, Direct Instruction, hasil belajar kognitif, teknik pengelasan, sekolah menengah kejuruan
Galleys  :  
Diterbitkan  :  
2026-09-29
Terbitan  :  

Cara Mengutip

DISCOVERY LEARNING DAN DIRECT INSTRUCTION: PERBANDINGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PENGELASAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN. (2026). Jurnal Pendidikan Vokasi Dan Seni, 5(1), 154-164. https://doi.org/10.52060/jpvs.v5i1.4861