ANALISIS WAYANG SUKURAGA DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP NILAI-NILAI SOSIAL DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.52060/jpvs.v5i1.4834Abstrak
Wayang Sukuraga merupakan kesenian wayang khas Kota Sukabumi yang tokoh-tokohnya berwujud anggota tubuh manusia dan masing-masing mengandung pesan moral tersendiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep dan karakteristik Wayang Sukuraga, mengidentifikasi nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis implementasinya sebagai media pembelajaran nilai sosial di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam bersama pencipta Wayang Sukuraga dan seorang guru sekolah dasar sebagai informan pendukung, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tokoh membawa nilai tersendiri: mata merepresentasikan kejujuran, telinga kepedulian dan empati, mulut kejujuran dalam berucap dan tanggung jawab, hidung pengendalian diri, tangan gotong royong dan kepedulian, serta kaki keberanian, yang disatukan oleh nilai toleransi dan tanggung jawab sosial. Wawancara dengan informan guru turut menunjukkan bahwa Wayang Sukuraga dinilai relevan dengan persoalan nyata di kelas, khususnya perundungan verbal dan fisik antarsiswa, serta telah diterapkan secara praktis melalui kegiatan bercerita dan pembuatan wayang sederhana yang mendapat respons positif dari siswa. Wayang Sukuraga terbukti dapat menjadi media pembelajaran yang kontekstual dan bermakna untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan pengendalian diri pada siswa sekolah dasar, sekaligus melestarikan kearifan budaya lokal.
Kata kunci: Wayang Sukuraga, Kearifan Lokal, Nilai Sosial, Pendidikan Dasar
Referensi
Amalia, G. N., Nurasiah, I., & Amalia, A. R. (2024). Wayang Sukuraga: Media interaktif pembelajaran berbasis budaya sebagai upaya penguatan profil pelajar Pancasila. Autentik: Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 8(2), 184–192. https://doi.org/10.36379/autentik.v8i2.510
Amalia, N., Nurasiah, I., Lyesmaya, D., & Syafitri, Y. N. V. (2021). Pengaruh cerita Wayang Sukuraga terhadap pendidikan karakter siswa di kelas tinggi sekolah dasar. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(6), 1463-1470. https://primary.ejournal.unri.ac.id/index.php/JPFKIP/article/view/704
Andhini, G. P., Nurasiah, I., & Nurmeta, I. K. (2022). Nilai kearifan lokal dalam E-LKS berbasis Wayang Sukuraga sebagai perwujudan profil pelajar Pancasila. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 5(1), 92-99. https://doi.org/10.23887/jp2.v5i1.46776
Anisa, E., Nurasiah, I., & Uswatun, D. A. (2022). Implementation of Wayang Sukuraga to improve the social attitudes of elementary school students. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 6(2), 355-363. https://doi.org/10.23887/jisd.v6i2.43710
Anisah, S., Sapriya, Hakam, K. A., & Syaodih, E. (2021). Perkembangan sosial, emosi, moral anak dan implikasinya terhadap pembentukan sikap sosial siswa sekolah dasar. JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 1(1), 69-80. https://doi.org/10.51574/judikdas.v1i1.262
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Lestari, L. S., & Ramadan, Z. H. (2023). The effectiveness of cultural literacy and citizenship through staging creativity against global diversity characters of elementary school students. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 56(2), 287-298. https://doi.org/10.23887/jpp.v56i2.65922
Lickona, T. (2013). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik (Lita S., Terj.). Nusa Media.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage.
Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mulyani, E. T., Wahyuningsih, S. L. D., Mursiti, E., Fauziati, E., & Sumardjoko, B. (2024). Integrasi teori pembelajaran sosial emosional pada kurikulum berbasis kearifan lokal untuk mencegah perilaku bullying di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 722–738. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/21120
Ngguwa, M. A. P., Samino, S. R. I., Dopo, F. B., & Laksana, D. N. L. (2025). Pembentukan karakter siswa sekolah dasar melalui kegiatan pentas seni. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1), 26–40. https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i1.4642
Nuraini, S., Lyesmaya, D., & Nurmeta, I. K. (2023). Pengembangan E-LKS geometri berbasis Wayang Sukuraga di sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 7(1), 27-37. https://doi.org/10.30651/else.v7i1.13056
Nurasiah, I., Lyesmaya, D., & Sumiarsa, D. (2019). Pengaruh Wayang Sukuraga terhadap literasi siswa kelas tinggi SD Kota Sukabumi. Jurnal Holistika, 3(2), 105-110. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/holistika/article/view/5361
Nurasiah, I., Sumantri, M. S., Nurhasanah, N., & Casmana, A. R. (2022). Cultural values' integration in character development in elementary schools: The Sukuraga as learning media. Frontiers in Education, 7, 849218. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.849218
Prihatiningsih, Maryani, E., Supriatna, N., Sopandi, W., & Sujana, A. (2025). Enhancing cultural literacy: An analysis of primary school students' knowledge on regional culture topics. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 9(2), 390-399. https://doi.org/10.23887/jisd.v9i2.91844
Riyanti, A., & Novitasari, N. (2021). Pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 3(1), 29-35. https://doi.org/10.23887/jabi.v3i1.37780
Safitri, S., & Ramadan, Z. H. (2022). Implementasi literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar. Mimbar Ilmu, 27(1), 109-116. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.45034
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukmawan, R. (2022). Bagaimana muka diwujudkan dalam interaksi komunikasi pada pertunjukan Wayang Sukuraga. PRASASTI: Journal of Linguistics, 7(2), 227-242. https://jurnal.uns.ac.id/pjl/article/view/55894
Syafaah, E., Nurasiah, I., & Nurmeta, I. K. (2023). Implementasi Wayang Sukuraga terhadap penguatan profil pelajar Pancasila berkebhinekaan global. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(4), 784–797. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i4.1872
Wahyuningsih, & Oktavia. (2022). Model resolusi konflik berbantuan Wayang Sukuraga untuk meningkatkan empati siswa pada pembelajaran IPS. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1646-1654. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i4.3331
Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.
| Keywords | : |
Kata Kunci:
Wayang Sukuraga, Kearifan Lokal, Nilai Sosial, Pendidikan Dasar
|
| Galleys | : | |
| Diterbitkan | : |
2026-09-29
|
| Terbitan | : |
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


.png)

