ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PGSD DALAM MERANCANG PEMBELAJARAN SENI TARI DI SEKOLAH DASAR

Penulis

Yelvia Prahagia ( a:1:{s:2:"en";s:36:"Universitas Muhammadiyah Muara Bungo";} )

ratih juwita novalia

DOI:

https://doi.org/10.52060/jpvs.v5i1.4739

Abstrak

ompetensi pedagogik merupakan salah satu kompetensi dasar yang wajib dimiliki mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai calon guru, termasuk dalam merancang pembelajaran seni tari yang bersifat praktik dan menuntut kreativitas gerak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi pedagogik mahasiswa PGSD dalam merancang pembelajaran seni tari di sekolah dasar, mencakup pemahaman karakteristik peserta didik, penguasaan teori pembelajaran seni tari, kemampuan menyusun Modul Ajar, pemilihan metode dan media, rancangan evaluasi pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap artikel ilmiah, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen kurikulum yang relevan. Data dianalisis secara tematik untuk menemukan pola kompetensi pedagogik mahasiswa PGSD dalam merancang pembelajaran seni tari. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa PGSD pada umumnya telah memahami prinsip dasar perencanaan pembelajaran dan mampu menyusun struktur Modul Ajar sesuai format, tetapi masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan unsur gerak, irama, dan ekspresi tari ke dalam rancangan pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada peserta didik, serta dalam merancang evaluasi yang menyeluruh. Faktor pengalaman menari, rasa percaya diri, pemanfaatan media pembelajaran inovatif, serta pembimbingan dosen menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas rancangan pembelajaran yang dihasilkan. Kajian ini merekomendasikan penguatan praktik lapangan, pembelajaran berbasis proyek, dan pendampingan reflektif dalam mata kuliah seni tari untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa PGSD.

Referensi

Ainurianata, I., & Rahayuningtyas, W. (2025). Problematika guru seni budaya dalam pelaksanaan pembelajaran seni tari di SMP Negeri. Journal of Language, Literature and Arts, 5(5), 544–556. https://doi.org/10.17977/um064v5i52025p544-556

Asmarani, R., Pratiwi, E. Y. R., Dwinata, A., Nuruddin, M., & Mariati, P. (2023). Card dance: Inovasi media pembelajaran seni tari sebagai wujud pengenalan budaya pada mahasiswa pada pendidikan guru sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 289–302. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.12628

Astuti, S., & Sepdwiko, D. (2023). Pembelajaran tari kreasi menggunakan model pembelajaran explicit instruction. Sitakara, 8(1), 147–158.

Asyifah, S., Masunah, J., & Barnas, B. (2022). Penggunaan video pembelajaran tari dari YouTube untuk siswa sekolah menengah pertama. Ringkang, 2(1), 164–176.

Baihaqi, M. F., & Utama, R. D. H. (2024). Kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan kurikulum merdeka. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JModul Ajar), 7(2), 5443–5448. https://doi.org/10.31004/jModul Ajar.v7i2.28097

Bray, D. A., Girvan, C., & Ní Chorcora, E. (2023). Students' perceptions of pedagogy for 21st century learning instrument (S-POP-21): Concept, validation, and initial results. Thinking Skills and Creativity, 49, 101319. https://doi.org/10.1016/j.tsc.2023.101319

Budirahayu, T., & Saud, M. (2023). Pedagogical innovation and teacher collaborations in supporting student learning success in Indonesia. Cogent Education, 10(2), 1–17. https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2271713

Bukit, S., & Tarigan, E. (2022). Kompetensi pedagogik guru dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar. Widya Genitri: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu, 13(2).

Darmayanti, dkk. (2022). Pendampingan pembelajaran seni tari di SD. Jurnal Abdi, 8(1), 8–14.

Febrina, F., Hajidin, H., & Mahmud, M. (2016). Kompetensi guru dalam perencanaan pembelajaran di SDN 2 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1).

Fitriani, J., & Zahra, S. Z. (2022). Problematika mahasiswa calon guru dalam pelaksanaan pembelajaran micro teaching di STIQ Amuntai. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(3), 259–267. https://doi.org/10.54259/diajar.v1i3.948

Hakim, R. (2012). Pembelajaran seni budaya di era global (sebuah tantangan baru yang dihadapi pendidik seni). Prosiding Seminar Internasional Pendidikan Seni.

Hidajat, R., & Pratamawati, E. S. D. (2013). Manfaat pembelajaran seni tari bagi siswa sekolah dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 20(2).

Ifrianti, S. (2018). Membangun kompetensi pedagogik dan keterampilan dasar mengajar bagi mahasiswa melalui lesson study. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 5(1), 1–18.

Putri, D. A., & Desyandri, D. (2019). Seni tari dalam peningkatan rasa percaya diri siswa sekolah dasar. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(3), 185–190. https://doi.org/10.31004/edukatif.v1i3.51

Retnoningsih, D. A. (2017). Eksistensi konsep seni tari tradisional terhadap pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Dialektika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 7(1), 20–29.

Rosni, R. (2021). Kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(2), 113–120. https://doi.org/10.29210/1202121176

Wulandari, H. (2016). Pembelajaran seni tari dengan menggunakan pendekatan ekspresi bebas berbantuan SOM. Metodik Didaktik: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 10(1). https://doi.org/10.17509/md.v10i1.3232


Keywords  :  
Kata Kunci: kompetensi pedagogik, mahasiswa PGSD, pembelajaran seni tari, perencanaan pembelajaran
Galleys  :  
Diterbitkan  :  
2026-09-29
Terbitan  :  

Cara Mengutip

ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PGSD DALAM MERANCANG PEMBELAJARAN SENI TARI DI SEKOLAH DASAR. (2026). Jurnal Pendidikan Vokasi Dan Seni, 5(1), 68-80. https://doi.org/10.52060/jpvs.v5i1.4739