ROLADE IKAN KACANG MERAH (RIKaMe) SEBAGAI ALTERNATIF LAUK HEWANI UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA BALITA

Authors

Febyana Sesa Purwaningrum ( Poltekes Kemenkes Makasar )

Hendrayati ( Poltekes Kemenkes Makasar )

Sukmawati ( Poltekes Kemenkes Makasar )

DOI:

https://doi.org/10.52060/im.v4i1.4436

Abstract

Stunting adalah kondisi balita mengalami kekurangan asupan zat gizi dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga anak mengalami gangguan pertumbuhan yaitu tinggi badan lebih pendek dari standar usia. Berdasarkan data SSGI tahun 2024 prevalensi balita stunting nasional turun ke 19,8% dari 21,5% di tahun 2023. Berdasarkan data SSGI tahun 2024 prevalensi balita stunting provinsi Sulawesi Selatan yaitu 23,3% serta prevalensi balita stunting kota Makassar yaitu 22,9%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sensorik (rasa, warna, aroma dan tekstur) dan kandungan protein dan zat besi Rolade Ikan, Kacang Merah (RIKaMe) sebagai alternatif lauk hewani untuk mencegah stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian dilakukan dengan tiga taraf perlakuan yaitu (F1) kacang merah 5%, (F2) kacang merah 10%, (F3) kacang merah 15%. Sampel penelitian terdiri atas 50 panelis agak terlatih yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data daya terima dikumpulkan menggunakan uji hedonik terhadap parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa, kemudian dianalisis menggunakan Uji Friedman dengan tingkat kepercayaan 95%. Kandungan gizi dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat dengan metode Duplo. Hasil uji Friedman menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat kesukaan panelis pada tiap parameter karena diperoleh seluruh nilai p >0,05. Formula F3 memperoleh nilai mean rank tertinggi pada seluruh parameter organoleptik. Kandungan gizi perporsi formula F3 yaitu protein 14,06 gram pada sampel 1 dan 13,75 gram pada sampel 2, sedangkan zat besi 12,40 mg pada sampe 1 dan 14,62 mg pada sampel 2. Rolade Ikan Kacang Merah memiliki daya terima yang baik dan berpotensi dikembangkan sebagai lauk hewani bergizi bagi balita.

References

Anam, C., Liddini, L., Nita, S. Y., Fadillah, N. A., Fadillah, N. A., & Attabi, M. F. (2025). Implementasi Manajemen Sosial dalam Kampanye Gizi: Kacang Merah sebagai Alternatif Nutrisi Pencegah Stunting. Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 105–111. https://doi.org/10.30762/welfare.v3i1.2145

Dian Nila Sari, F., & Nenni Jairani, E. (2019). The Acceptability of Steamed Sponge Cake Cassava Peel. Jurnal Dunia Gizi, 2(1), 1–11. https://ejournal.helvetia.ac.id/jdg

Ernawati A. (2020). Overview of the Causes of Toddler Stunting in the Stunting Locus Village of Pati Regency. Jurnal Litabang, 16(2), 77–94. http://ejurnal-litbang.patikab.go.id

Handoko, E. M., & Pranata, S. (2024). Pengaruh Sensory Marketing: Aroma Dan Visual Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi, 1(6), 01–14. https://doi.org/10.69714/m37dne64

Journal, M. N., Cetak, I., & Online, I. (2023). Tahun 2023. 5(April), 1116–1129.

Khoiriyah, H., & Ismarwati. (2023). Masyarakat Faktor Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, (November 2023), 28–40.

Maskar, R., & Faisal. (2022). Gorontalo Agriculture Technology Journal. Analisis Kadar Kafein Kopi Bubuk Arabika Di Sulawesi Selatan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS, 5(2), 19–25.

Pola, H., Sumber, K., Hewani, P., Saputri, E. A., Akhriani, M., Marthalena, Y., & Pringsewu, U. A. (2025). Hubungan Pola Konsumsi … Hubungan Pola Konsumsi …. 13(1), 65–72.

Pratama, R. I., Rostini, I., & Rochima, E. (2018). Profil Asam Amino, Asam Lemak Dan Komponen Volatil Ikan Gurame Segar. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, Volume 21(2), 218–231.

Prisila, E., Efrina, E., & Izzata, R. (2019). Uji Daya Terima Terhadap Modifikasi Kue Semprong Dengan Penambahan Ekstrak Kopi Instan. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat , 16–20.

Saputri, R. A. (2019). Upaya Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Stunting Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jdp (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 2(2), 152–168. https://doi.org/10.36341/jdp.v2i2.947

Shofiyah, I. (2024). Bawang Putih Saus Tiram Minak Wijen Lada Bubuk Kaldu Jamur Garam Nama Bahan Ikan Tenggiri Tempe Wortel Tepung Tapioka Telur Bawang Bombay F ( P1 ) F ( P2 ) F ( P3 ). Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya, 4(2), 649–654.

Sholikhah, A., & Dewi, R. K. (2022). Peranan Protein Hewani dalam Mencegah Stunting pada Anak Balita. JRST (Jurnal Riset Sains Dan Teknologi), 6(1), 95. https://doi.org/10.30595/jrst.v6i1.12012

Sirajuddin, S., Rauf, S., & Nursalim, N. (2020). Asupan Zat Besi Berkorelasi Dengan Kejadian Stunting Balita Di Kecamatan Maros Baru. Gizi Indonesia, 43(2), 109–118. https://doi.org/10.36457/gizindo.v43i2.406

Sukmawati, & Suaib, F. (2021). Family Empowerment through Psychosocial Stimulation Assistance and Child Feeding in Increasing Nutrition Intake and Body Weight of Children 2-3 Years Old to Prevent Stunting. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 15(3), 4339–4344. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v15i3.15973

Wardhana, M. Y., AR, C., & Makmur, T. (2022). Daya Terima Konsumen Terhadap Produk. MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 5(1), 89.

Yudhya Mulyani, E., Sari, Y., & Widiastuti, M. (2024). Pemberdayaan Kader Posyandu untuk Inovasi MPASI-Lokal “Ikan Kembung Como.” Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 6(1), 25–35. https://journal.uii.ac.id/JAMALI


Keywords  :  
Keywords: Lauk hewani, balita, ikan kembung, kacang merah, rolade
Galleys  :  
Published  :  
2026-06-30
Issue  :  

How to Cite

ROLADE IKAN KACANG MERAH (RIKaMe) SEBAGAI ALTERNATIF LAUK HEWANI UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA BALITA. (2026). Jurnal Informatika Medis (J-INFORMED), 4(1), 32-37. https://doi.org/10.52060/im.v4i1.4436